Crash di Q2, Gaspol ke P6: Veda Ega Pratama Buktikan Mental Baja di Moto3 Jerez 2026

Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images

JEREZ, KABEREH NEWS Drama, crash, lalu comeback. Veda Ega Pratama menunjukkan mental baja di Moto3 Jerez 2026. Sempat terjatuh di kualifikasi akibat masalah teknis, pembalap Honda Team Asia itu melesat dari grid ke-17 dan finis keenam, Minggu (10/5/2026).

Moto3 Jerez awalnya jadi panggung ideal bagi Veda untuk rebut start terdepan. Namun mimpi itu buyar saat Honda NSF250RW miliknya bermasalah di garasi jelang Q2. Motor tak kunjung siap, waktu kualifikasi terus berjalan.

Garasi Panik, Q2 Berantakan

Suasana paddock Honda Team Asia mendadak tegang. Mekanik berjibaku memperbaiki motor, sementara Veda sudah bersiap lengkap di samping. Dalam Moto3, keterlambatan keluar lintasan berarti kehilangan suhu ban dan ritme.

Ketika motor akhirnya bisa digeber, waktu tersisa mepet. Veda langsung push tanpa pemanasan cukup. Di lap penentuan, ia tampil agresif untuk selamatkan posisi. Apes, ban depan kehilangan grip di tikungan cepat. Motor tergelincir ke gravel. Q2 berakhir, mimpi start depan pun sirna.

Crash itu membuat paddock terdiam. Veda kecewa. Ia harus start dari posisi ke-17 pada balapan utama. Manajer tim, Hiroshi Aoyama, terlihat terpukul. Sebagai eks juara dunia, Aoyama paham Q2 adalah kunci. Ia merasa bertanggung jawab atas masalah teknis yang berujung petaka.

Balapan: Aksi Cerdas dari Baris Belakang

Kecewa di Sabtu tak terbawa ke Minggu. Begitu lampu start padam, Veda langsung bersih lewati tikungan pertama. Lap demi lap, rider 17 tahun itu menyalip satu per satu pembalap Eropa. 

Aksinya agresif tapi presisi. Tidak ada manuver bunuh diri. Veda sabar menunggu celah, lalu menusuk. Komentator internasional pun dibuat kagum. Saat rival mulai kehilangan grip di akhir lomba, motor Veda justru makin stabil. Manajemen ban jadi kunci.

Finis P6, Aoyama Haru

Hasil akhir: posisi keenam dari grid ke-17. Bagi Honda Team Asia, ini terasa seperti kemenangan. Usai balapan, Hiroshi Aoyama langsung menghampiri Veda dengan ekspresi haru bercampur bangga.

Malam sebelum race jadi momen evaluasi besar bagi tim. Seluruh kru memastikan tak ada lagi kesalahan teknis. Hasilnya terbayar di trek.

Drama Jerez membuktikan satu hal: Veda Ega Pratama tak hanya cepat, tapi juga punya mental juara. Comeback dari crash Q2 ke P6 di race utama jadi sinyal kuat. Indonesia punya calon pembalap kelas dunia.

Moto3 Spanyol akhirnya dimenangkan Maximo Quiles lagi. Rider Spanyol itu finis pertama, mengungguli Adrian Fernandez dan David Munoz, yang finis kedua dan ketiga.

Hasil Moto3 Jerez 2026 - 6 Besar:
1. Maximo Quiles
2. Adrian Fernandez
3. David Munoz
4. Marco Morelli
5. Alvaro Carpe
6. Veda Ega Pratama - Honda Team Asia

10 Besar klasemen Moto3 2026 Usai Seri Spanyol di Jerez

1. Maximo Quilles (90)
2. Alvaro Carpe (53)
3. Adrian Fernandez (49)
4. Valetine Perrone (47)
5. Marco Morelli (45)
6. Veda Ega Pratama (37)
7. Guido Pini (36)
8. David Almansa (33)
9. Brian Uriarte (28)
10. David Munoz (22)


(NALOEN)

0/Post a Comment/Comments