Restorative justice dipilih usai saling lapor, isu rasisme dan preman bayaran diklarifikasi
JAKARTA, KABEREH NEWS – Perseteruan antara Wakil Ketua Umum PSI Ronald A. Sinaga alias Bro Ron dengan Muhammad Rizal Berhet berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat menempuh _restorative justice_ di Mapolsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, setelah sebelumnya saling lapor terkait dugaan kekerasan.
Momen perdamaian terlihat saat Bro Ron merangkul Rizal dan Randi, pria yang sebelumnya dilaporkan dalam insiden pemukulan. Perdamaian disaksikan langsung oleh penyidik Polsek Metro Menteng.
Kapolsek Metro Menteng menyatakan proses penghentian penyidikan tengah disiapkan menyusul pencabutan laporan dari kedua pihak. “Kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan membuat surat pernyataan damai. Ini murni miskomunikasi dan emosi sesaat,” ujarnya.
Dalam konferensi pers, Bro Ron dan Rizal mengklarifikasi sejumlah isu yang sempat viral di media sosial. Tudingan soal ucapan bernada rasial dan isu preman bayaran disebut tidak benar. Keduanya menegaskan konflik dipicu kesalahpahaman di lapangan.
“Kami pilih damai demi menjaga persaudaraan. Tidak ada niat saling menjatuhkan,” kata Bro Ron. Hal senada disampaikan Rizal yang mengaku menyesali insiden tersebut.
Kasus ini sebelumnya ramai setelah video cekcok keduanya beredar luas dan memicu pro-kontra di media sosial. Kedua pihak sempat melaporkan satu sama lain ke polisi sebelum akhirnya memilih jalur damai.
Dengan kesepakatan ini, semua pihak berkomitmen mengakhiri polemik dan tidak memperpanjang masalah ke ranah hukum.(*)
Posting Komentar