Pengerjaan proses normalisasi di Muara Peunaga, Sungai Tamiang, Aceh Tamiang oleh PT Jhonlin Marine Trans. (Foto: PT Jhonlin Marine Trans)
"Bantu Kerjakan Normalisasi Muara Peunaga Tamiang Aceh, Jhonlin Marine Trans Lakukan Pengerukan
regional"
KABEREH NEWS | JAKARTA -- PT Jhonlin Marine Trans, anak usaha Jhonlin Group membantu mengerjakan proses normalisasi di Muara Peunaga, Sungai Tamiang, Aceh Tamiang. Tahap awal pengerjaan ditandai dengan pelaksanaan uji coba pengerukan (dredging)
Jhonlin Group, perusahaan milik pengusaha H Samsudin Andi Arsyad yang akrab disapa Haji Isam tidak ada investasi atau usaha di Sumatera, termasuk Aceh, tapi tetap membantu memulihkan lingkungan alam di daerah ini.
Komisaris PT Jhonlin Marine Trans, Yusdar Umar, menyebutkan aktivitas pengerukan baru dimulai hari ini dan masih dalam tahap penyesuaian teknis di lapangan.
Mengutip dari laman media Inilah.com, “Jadi kami baru mulai coba hari ini. Lagi masih coba dredging-nya, ya. Lagi setting-setting juga," kata Yusdar saat dihubungi di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Yusdar menjelaskan, dokumentasi video yang beredar merupakan hasil pengambilan gambar sejak pagi hari, bersamaan dengan dimulainya aktivitas normalisasi tersebut.
“Kalau videonya itu tuh ya, video yang tadi, dari pagi kita ambil gitu. Betul, baru mulai hari ini. Insya Allah lancar semua," tutur Yusdar.
Pengerjaan proses normalisasi di Muara Peunaga, Sungai Tamiang, Aceh Tamiang oleh PT Jhonlin Marine Trans. (Foto: PT Jhonlin Marine Trans)
Yusdar menyebut pihaknya belum dapat memastikan sampai kapan proses normalisasi tersebut, karena masih dalam tahap awal pengoperasian alat dan pengamatan kondisi lapangan.
“Kami belum tahu, maksudnya bisa dapat sehari itu berapa meter, kami belum pasti. Mungkin kalau normal, bisa sehari jalan normal, baru bisa kita kasih info," ujarnya.
Menurutnya, estimasi produktivitas pengerukan baru dapat diketahui setelah alat dan pola kerja berjalan stabil selama beberapa hari. “Sehari itu bisa dapat berapa. Biasanya ini kapten kita ini, infonya seminggu udah berjalan normal, baru kelihatan," katanya menjelaskan.
Lebih lanjut Yusdar menyampaikan, lokasi pekerjaan berada di Muara Peunaga, muara dari Sungai Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang. “Jadi Sungai Tamiang, muaranya Muara Penagak,” ucapnya.
Dalam proyek normalisasi ini, pengerukan direncanakan dilakukan sepanjang lima kilometer dengan lebar alur sekitar 70 meter, yang difokuskan pada area muara sungai.
“Nah, sepanjang 5 kilometer yang akan kita jalanin. Muaranya. 5 kilometer panjangnya, lebarnya tuh 70 meter," ujarnya. (*)
Posting Komentar