MBG: Kesejahteraan Anak atau Kesejahteraan Pejabat?

KABEREH NEWS | JAKARTA -- Anggaran fantastis untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) memang memicu kontroversi. Pemerintah berencana mengalokasikan Rp335 triliun untuk program ini, yang merupakan hampir separuh dari total anggaran pendidikan nasional sebesar Rp757,8 triliun.

Beberapa pihak mempertanyakan prioritas ini, mengingat masih banyak masalah fundamental dalam pendidikan yang belum terpecahkan, seperti kualitas guru, fasilitas sekolah, dan akses pendidikan bagi anak-anak miskin. Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, bahkan menyebut bahwa mengalihkan anggaran pendidikan untuk MBG adalah "haram" dan dapat merusak peta jalan pendidikan nasional.

Selain itu, ada kekhawatiran bahwa program MBG dapat menimbulkan risiko korupsi dan tumpang tindih pengawasan. Beberapa ahli juga mempertanyakan apakah MBG seharusnya masuk dalam pos anggaran kesehatan, perlindungan sosial, atau ketahanan pangan, bukan pendidikan.

Pemerintah perlu mempertimbangkan kembali prioritas anggaran dan memastikan bahwa program MBG tidak mengorbankan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia. (*)

0/Post a Comment/Comments