Bahaya Tersembunyi di Huntara Aceh Utara: Apakah Nyawa Korban Banjir Jadi Taruhan?

KABEREH NEWS | ACEH UTARA -- Investigasi Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon menemukan sejumlah persoalan teknis dan keselamatan dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Gampong Matang Bayu, Aceh Utara. Lokasi huntara berada di dekat jalan nasional dan dibawah jaringan listrik PLN, menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas dan bahaya listrik. 

Pembangunan 10 unit huntara dengan anggaran Rp85 juta/unit ini juga rawan longsor karena timbunan tanah tidak dipadatkan dengan baik. Ketua Aliansi Pers, Masri, menyatakan lokasi huntara sangat berisiko terhadap keselamatan penghuni.

Warga setempat, Basyaruddin, menyebutkan 21 KK terdampak banjir, namun hanya 2 KK yang bersedia menempati huntara komunal. Sebagian besar prefer pembangunan huntara di lokasi rumah masing-masing. Aliansi Pers mendesak agar pembangunan huntara memperhatikan aspek keselamatan dan kebutuhan riil korban. (*)

0/Post a Comment/Comments