AMUK IRAN TERKINI SAAT TUNAIKAN JANJI

BANDA ACEH -- Kemarahan Iran terhadap Israel semakin hari berada di level mematikan dan melumpuhkan. Aset aset penting sumber perekonomian Israel dilumpuhkan. Iran baru saja melancarkan serangan ke 65 dalam operasi janji sejati4 yang menargetkan aset energi, fasilitas listrik dan kilang minyak terbesar Israel di Haifa dan Ashdod terbakar mendapat sentuhan rudal balistik Iran. Haifa, Ashdod dan Ben Gurion dan di sejumlah wilayah Israel mengalami pemadaman listrik.

Iran menunaikan janjinya: Jika kalian menyerang infrastruktur gas kami, maka semua infrastruktur gas akan terbakar di Teluk dan infrastruktur penting Israel akan dihancurkan. 

Kemudian Israel nekad serang North Pars (ladang gas raksasa milik Iran dan Qatar). Ladang gas milik Iran rusak. 

Amerika ketar-ketir. Trump bereaksi menegur keras Israel sembari menyeru Iran agar tak membalas serang ladang gas di Teluk, terutama ladang gas raksasa milik Qatar, terbesar sedunia. Sebab akan mengakibatkan mudarat besar secara global, utamanya Eropa. Trump janji bahwa serangan Israel terhadap infrastruktur Iran akan jadi yang terakhir. Tak akan ada serangan lagi.

Namun Trump mengancam, 
"Kalau Anda serang ladang gas Qatar (Amerika punya saham), kami akan kerahkan militer besar-besaran untuk menghancurkan Iran."

Negara teluk melalui Menlu Arab Saudi ikut menggertak Iran agar tak membalas dengan menyerang infrastruktur migas negara-negara Teluk. 

"Kesabaran kami ada batasnya," tandas Menlu Saudi menekankan agar tak meremehkan kemampuan militer negara Teluk. 

Namun Iran membuktikan tak main-main dengan sumpah dan janjinya. Iran tak gertak sambal. 

Maka ladang gas Qatar diserang. Rudal pencegat yang dibeli dari Amerika gagal bekerja. Ladang gas meledak. 

Bersamaan dengan itu, Iran serang infrastruktur petrokimia dan listrik Israel di Ashdood dan Haifa. Sukses besar. Dua wilayah itu pun meledak dan terbakar hebat. Sembari tak lupa tetap kirim kawanan drone untuk mengguncang Tel Aviv. 

Disusul pecah berita Kamis 19 Maret ini, F-35 Amerika kena tembak di langit Iran. Langsung geger. Pentagon terpana. Susah dipercaya, pesawat siluman tercanggih sejagat berharga $ 200 juta kok bisa dipecundangi pertahanan udara Iran?
Amerika klaim pesawat dan pilotnya selamat dengan pendaratan darurat.

Apa kata Menlu Iran Abbas Aragchi?

Pembalasan Iran itu baru skala kecil dan terbatas. Sebab mempertimbangkan imbauan de-eskalasi 12 negara yang berunding - termasuk Turkiye, Pakistan, Mesir, dalam pertemuan di Riyadh. 

Kalo kata Presiden Tiongkok Xi Jinping, "Jika negara-negara Teluk ingin melindungi minyak mereka dari serangan Iran, mereka harus lebih dulu mencegah AS menyerang Iran dari pangkalan militer di wilayah mereka. Ini adalah keadilan."

Penulis:
Yoni Iskandar Muda

0/Post a Comment/Comments