Dunia Bergolak: Penangkapan Maduro Picu Krisis Geopolitik Global


KABEREH NEWS | JAKARTA -- Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh Amerika Serikat telah memicu reaksi keras dari komunitas internasional. Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke Laut Jepang, sementara China meningkatkan aktivitas militer di sekitar Taiwan dan melakukan latihan yang lebih agresif.

Banyak pemimpin dunia, termasuk Rusia dan China, mengutuk tindakan AS terhadap Maduro, menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional. "Tindakan ini merupakan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan di kawasan Amerika Latin dan Karibia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Penangkapan Maduro juga memicu kekhawatiran tentang dampaknya terhadap stabilitas global dan harga minyak. Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, dan tindakan AS dapat mengganggu pasokan minyak global.

Sementara itu, beberapa pemimpin dunia mempertanyakan motif AS dalam penangkapan Maduro, dengan beberapa menyebutnya sebagai upaya untuk mengontrol cadangan minyak Venezuela. "Ini bukan tentang narkoba, tapi tentang minyak," kata anggota Kongres AS, Jase Auchincloss.

Dunia menanti respons AS dan reaksi lebih lanjut dari komunitas internasional. Apakah ini akhir dari karir Trump? Hanya waktu yang akan menjawab. (*)

0/Post a Comment/Comments