Desa Sah Raja Porak-Poranda Diterjang Banjir, 239 KK Mengungsi dan Kehilangan Mata Pencaharian

ACEH TIMUR -- Kondisi Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, masih memprihatinkan dua pekan setelah banjir besar menerjang wilayah itu pada 26 November 2025. Laporan terbaru yang disampaikan Geuchik Sah Raja, Sulaiman, kepada media pada Sabtu, 6 Desember 2025, menunjukkan seluruh warga desa terdampak langsung oleh bencana tersebut.

Sebanyak 239 kepala keluarga atau 712 jiwa terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terendam dan rusak parah. Tidak ada laporan korban luka, sakit, hilang, maupun meninggal dunia. Namun dampak kerusakan fisik di desa ini tergolong berat.

Dalam laporannya, Sulaiman menyebut 234 unit rumah mengalami rusak berat, sementara 5 unit lainnya rusak ringan. Sebanyak 173 keluarga menumpang di rumah tetangga, sedangkan sisanya menempati hunian darurat dan bangunan yang masih tersisa.

“Rumah warga hampir semuanya tidak bisa ditempati. Kerusakan sangat berat,” ujar Sulaiman melalui pesan WhatsApp.

Ladang Rusak, Warga Kehilangan Mata Pencaharian

Tidak hanya permukiman, banjir juga merusak hampir seluruh ladang dan kebun milik warga. Kondisi ini, kata Sulaiman, membuat masyarakat kehilangan mata pencaharian secara tiba-tiba.

“Hampir semua kebun dan ladang warga rusak parah. Bisa dipastikan mereka kehilangan sumber pendapatan,” tutur Sulaiman.

Ia berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat memberikan solusi jangka panjang untuk memulihkan kehidupan warga, termasuk bantuan ekonomi dan pemulihan sektor pertanian.

Akses Terputus, Dusun Saragala Belum Bisa Dilalui

Sulaiman menambahkan, infrastruktur desa kini berada dalam kondisi paling memprihatinkan. Jalan utama satu-satunya menuju Dusun Saragala masih tidak bisa dilalui akibat kerusakan berat.

“Akses jalan ini sangat penting. Kami berharap ada penanganan cepat dari pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak,” ujarnya.

Hingga saat ini, proses penanganan darurat masih berlangsung. Pemerintah desa bekerja sama dengan relawan setempat untuk memastikan kebutuhan pengungsi dapat dipenuhi. Sulaiman berharap agar pemerintah segera turun tangan sebelum situasi semakin memburuk. 

Kebutuhan Mendesak

Untuk kebutuhan mendesak, warga sangat membutuhkan:

• Makanan siap konsumsi. 

• Air bersih. 

• Selimut dan alas tidur. 

• Kebutuhan bayi dan perempuan. 

• Obat-obatan dasar dan perlengkapan kebersihan.(*)

0/Post a Comment/Comments