Para PKL Idi Rayeuk Dipindahkan Ini Tanggapan Para Pedagang

KABEREH NEWS | Aceh Timur - Sebanyak 26 pedagang kaki lima yang biasa berjualan di pajak ikan Idi lama telah dipindahkan ke ruko di pasar pajak ikan baru. Sabtu (18/2/2023).

Mereka dipindahkan ke tempat yang telah disediakan oleh Pemkab Aceh Timur.

Camat Idi Rayeuk M.Hasbi mengatakan, awalnya mereka berjualan di kios-kios pajak ikan Idi Rayeuk dan Pemkab Aceh Timur sendiri saat ini akan membangun ruko agar tidak ada lagi pasar yang terbuat dari kayu. Ujar camat.

Masih lanjutnya Camat, saat pembongkaran kita bersama dinas aset Aceh Timur juga melakukan pendataan serta pendekatan persuasif hingga para pedagang dengan suka rela membongkar tanpa meminta ganti rugi karena para pedagang juga tahu bahwa suatu saat tempat ini akan di bangun oleh pemerintah daerah.

Dek nyak salah seorang pedagang kaki lima mengungkapkan, para pedagang menyambut baik segala proses penataan. Mulai dari pembongkaran kios hingga pemindahan ke lokasi baru yaitu pasar pajak ikan Idi. 

"Ini mungkin penertiban tersingkat yang pernah ada. Dari mulai membongkar sampai memindahkan, sampai bersih tidak  ada paksaan dari pihak manapun.


Dek nyak mengungkapkan, ada proses sebelumnya jauh lebih rumit dari pada itu. Komunikasi yang dilakukan oleh kecamatan kepada para PKL memakan waktu hampir 3 bulan. Mereka bermusyawarah dengan para tokoh masyarakat hingga akhirnya para PKL tersebut bersedia mengikuti program pemerintah.

Oleh karenanya, Dek nyak sangat mengapresiasi para pedagang. Selama kurang lebih 7 tahun PKL di wilayah tersebut belum pernah ditertibkan. Kini, para pedagang justru dengan sukarela mau pindah dari lokasi berjualan, tempat baru di sediakan dan ada juga yang menyewa tempat lain sambilan menunggu pembangunan ruko di tempat yang lama.

"Kata kuncinya dengan kebersamaan dan komunikasi. Jadi kami kompak karena menginginkan hal yang sama.

Para pedagang yang sebagian besar menjual beragam produk ada yang berjualan rempah-rempah, sayuran dan lainnya yang menghuni kios-kios milik pemerintah Aceh Timur. 

"Kita berharap kedepannya, para pedagang menyewa kios tersebut tiap bulan dengan biaya yang terjangkau. Soal pemeliharaan, para pedagang telah bersedia untuk menjaga kebersihan dan kerapian kios mereka masing.pungkas Dek nyak mewakili pedagang kaki lima lainnya.(Ayahdidien)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.