KABEREH NEWS | ACEH TIMUR -- MAHASISWA Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Dayah Bustanul Bayani, Gampong Blang Gleum, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.45 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian praktik lapangan mahasiswa di wilayah hukum Polres Aceh Timur.
Sejumlah pejabat dan unsur masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Perwira Pendamping Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Tahun 2026 Kombes Pol Firdaus, S.I.K., Perwira Koordinator Pengawas Penyaluran Bantuan Bencana Wilayah Aceh Itwasum Polri Kombes Pol DR. Wahyu Kuncoro, S.I.K., M.H., serta Anggota Koordinator Pengawas AKBP Yayang Rizky Pratama, S.I.K. Turut hadir Kasat Samapta Polres Aceh Timur AKP Muklis, S.E., Kasubbagwatpers Bag SDM Polres Aceh Timur Iptu Jasmana, S.Sos, Kapolsek Julok Iptu M. Kamal beserta anggota, Camat Julok Adnan, S.Ag., unsur Koramil 07/JLK, perangkat gampong, serta tokoh masyarakat dan santri dayah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan Dayah Bustanul Bayani dan Balai PKK Gampong Blang Gleum. Mahasiswa bersama aparat TNI-Polri dan warga tampak bahu-membahu membersihkan endapan lumpur dampak dari banjir yang terjadi pada bulan November 2025 lalu.
Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Aksi tersebut sekaligus menjadi pesan edukatif bagi para santri dan masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem di tengah ancaman perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi.
Pada kesempatan itu, mahasiswa juga menyerahkan 21 paket perlengkapan shalat kepada bilal Masjid Baitul Muqarommah, Tgk. Syarifuddin, serta 21 paket bantuan sosial kepada warga Gampong Blang Gleum. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.
Perwira Pendamping Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Tahun 2026 Kombes Pol Firdaus mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat merupakan bagian dari pembentukan karakter calon pimpinan Polri agar peka terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar aspek manajerial dan operasional kepolisian, tetapi juga membangun empati dan kedekatan dengan masyarakat. Polri harus hadir dan dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II, Iptu Bima Praelja, S.Tr.K. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memahami langsung dinamika sosial di tingkat desa. Interaksi dengan tokoh agama, aparatur gampong, dan warga dinilai penting sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas kepolisian di masa mendatang.
Hal senada juga disampaikan oleh Iptu Alkuba Ariftu, S.Tr.K. menyebutkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian sekaligus pembelajaran sosial bagi para mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II. “Melalui interaksi langsung dengan masyarakat dan lingkungan dayah, mahasiswa diharapkan memahami kebutuhan riil warga serta memperkuat empati dalam pelaksanaan tugas kepolisian ke depan. Terangnya. (Agus)
Posting Komentar