Mahasiswa STIK Angkatan 83 WPS Sindikat II Serahkan Hewan Meugang untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Timur

KABEREH NEWS | ACEH TIMUR -- DALAM rangka menyambut tradisi meugang di Aceh, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II yang sedang melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat di Aceh Timur turut menyerahkan bantuan hewan meugang kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi, utamanya di wilayah hukum Polres Aceh Timur. Senin, (16/02/2026).

Bantuan hewan meugang berupa enam ekor lembu dan tiga ekor kambing itu diserahkan langsung oleh Perwira Pendamping mahasiswa, Kombes Pol Firdaus Wulanto, S.I.K., kepada Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. yang diwakili oleh Kabag SDM AKP Dasril, S.E. untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat melalui panitia meugang Polres Aceh Timur.

Kombes Pol Firdaus mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa STIK yang sedang melaksanakan program pengabdian masyarakat di Aceh Timur.
“Tradisi meugang memiliki makna sosial yang sangat kuat bagi masyarakat Aceh. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi dampak bencana hidrometeorologi, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu AKP Dasril menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II. Ia menyebutkan, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, terutama yang terdampak bencana.

Salah satu mahasiswa STIK Angkatan 83 WPS Sindikat II AKP Ananda Ajeng, S.Tr.K. menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan bagi para peserta didik, tidak hanya dalam aspek akademik dan manajerial kepolisian, tetapi juga dalam membangun empati sosial.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat, terutama saat momentum meugang yang penuh nilai kebersamaan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” katanya.

Hal senada juga dikatakan oleh Iptu Muhammad Aldwi Ashary, S.Tr.K. menurutnya kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa STIK Angkatan 83 WPS Sindkat II untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai calon perwira, tetapi juga sebagai insan yang memahami nilai-nilai lokal
“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh Timur tetap bisa merasakan kebahagiaan meugang bersama keluarga. Ini bagian dari pembelajaran kami tentang empati dan pengabdian. Melalui momentum meugang ini, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat, khususnya yang terdampak bencana hidrometeorologi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memperkuat kebersamaan.” Ungkap Iptu Aldwi. (*)

0/Post a Comment/Comments