"Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Timur bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 13 April 2026 di The Royal Hotel Idi. Agenda lima tahunan ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan dan konsolidasi organisasi ke depan."
IDI RAYEUK, ACEH TIMUR -- Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Aceh Timur akan menggelar Musyawarah Cabang pada 13 April 2026 di The Royal Hotel Idi. Agenda lima tahunan ini menjadi ajang krusial untuk memilih Ketua DPC periode 2026–2031 sekaligus merumuskan arah baru partai di tingkat daerah.
Ketua Panitia Pelaksana Muscab, Zulmi, memastikan persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan berjalan lancar.
“Pelaksanaan Muscab dijadwalkan 13 April 2026. Kami berharap seluruh proses berjalan sukses dan membawa dampak positif bagi penguatan organisasi,” kata Zulmi, Rabu 8 April 2026.
Terbuka untuk Kader dan Nonkader
Muscab kali ini tidak sekadar agenda rutin. Forum tersebut akan memperkuat struktur kepengurusan, mendorong regenerasi, dan merumuskan program kerja baru guna memperkokoh peran politik PKB di Aceh Timur.
Berbeda dari sebelumnya, penjaringan bakal calon Ketua DPC dibuka luas. Tak hanya kader internal, figur potensial dari luar partai juga diberi ruang untuk maju.
Hingga Rabu 8 April 2026, Tim Formatur bentukan DPW PKB Aceh yang ditetapkan DPP PKB telah merampungkan penjaringan di seluruh kabupaten/kota, termasuk Aceh Timur.
Lima Figur Kuat Masuk Bursa
Bursa calon Ketua DPC PKB Aceh Timur mengerucut pada lima nama. Kelimanya memiliki rekam jejak di legislatif kabupaten hingga provinsi:
- Muhammad Syuhada: Politisi muda asal Peunaron, anggota Komisi I DPRK Aceh Timur dan Sekretaris Fraksi PKB.
- Zulmi: Ketua Fraksi PKB DPRK Aceh Timur, anggota Komisi III, sekaligus peraih suara terbanyak di Dapil I Pemilu 2024.
- Iskandar: Petahana Ketua DPC PKB Aceh Timur 2019–2026, kini anggota DPRA Komisi VI.
- Azhar: Wakil Ketua II DPRK Aceh Timur periode 2024–2029.
- Muhammad Yunus alias Banta: Mantan anggota DPR Aceh 2019–2024.
Barometer Konsolidasi Jelang Agenda Politik
Dengan komposisi kandidat yang kompetitif, Muscab diprediksi berlangsung dinamis. Siapa pun yang terpilih diharapkan membawa energi baru, memperkuat basis kader, dan meningkatkan daya saing politik PKB di Aceh Timur.
Muscab juga menjadi barometer konsolidasi internal partai menghadapi agenda politik ke depan.(*)
Posting Komentar