Kapolda Jateng: Ledakan di Sukoharjo Tidak Ada Unsur Teror, hanya Kelalaian Anggota

Kaberehnews.online - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) memastikan ledakan di asrama Polri Arumbara, Jalan Larasati Nomor AA 12, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo karena kelalaian anggota.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memastikan tidak ada unsur teror dalam peristiwa yang menggegerkan tadi sore, Minggu (25/9).

"Artinya saya pastikan bahwa ledakan di wilayah kita di daerah Sukoharjo tidak ada unsur teror. Hanya kelalaian anggota yang menyebabkan bahan itu meledak," kata Luthfi saat konferensi pers di Sukoharjo.

Bahan petasan yang meledak tersebut dipesan secara online oleh seorang warga Klaten berinisial A kepada CV Mandiri Sujono Indramayu. Dalam pengiriman, bubuk hitam yang digunakan sebagai petasan tersebut untuk mengusir tikus di wilayah Klaten.

Dalam kasus pengiriman bubuk petasan ini, korban ledakan Bripka Dirgantara Pradipta diketahui pernah melakukan razia satu tahun yang lalu.

"Nanti kalau (korban) sudah sadar kita periksa. Tetapi anggota yang kita periksa, benar bahwa pada saat itu dia lakukan COD pengiriman bahan bubuk hitam yaitu bahan mercon," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di asrama polisi, Sukoharjo, Jawa Tengah. Salah seorang anggota Polresta Surakarta bernama Bripka Dirgantara Pradipta dilaporkan terluka. Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes M Iqbal Alqudusy, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (25/9)***

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.