OPINI, KABEREH NEWS | Tulisan ini menyampaikan analisis geopolitik tentang konflik antara Iran dan AS/Israel, dengan nada yang kuat dan kritis. Beberapa poin utama:
- Iran tidak akan menyerah dan akan terus menuntut syarat-syarat utama, termasuk kompensasi perang dan hak atas program nuklir.
- AS dan Israel berisiko memperburuk krisis energi global jika melanjutkan serangan ke infrastruktur Iran.
- Negara-negara Arab yang mendukung AS dan Israel akan menjadi target Iran.
Note:
Namun, perlu diingat bahwa tulisan ini memiliki nada yang sangat emosional dan subjektif. Informasi yang disajikan perlu diverifikasi dari sumber yang kredibel.
Perang dengan Iran akan masuk fase penyerangan infrastruktur, AS dan Israel ingin menghancurkan infrastruktur Iran untuk menekan Iran agar menyerah.
Ini karena semua proposal negosiasi yang dikirim oleh AS ke Iran dalam dua hari ini semua ditolak Iran, termasuk ajakan ceasefire 45 hari.
Bagi Iran, tidak akan ada penghentian perang selama syarat yang diajukan Iran tidak terpenuhi dan Iran akan terus menuntut syarat syarat utama itu.
Bayar kompensasi perang, program nuklir berlanjut, Iran kuasai Selat Hormuz, garansi Iran tidak diserang lagi, hak Iran atas uranium, stop serang proxi Iran dari Lebanon sampai Gaza, dll.
Jika AS dan Israel melanjutkan menyerang infrastuktur Iran, Iran akan segera menyerang semua infratruktur yang ada kaitannya dengan AS dan Israel di seluruh timur tengah.
Deadline yang dikasih Trump 48 akan segera berakhir, dan Iran tidak menunjukkan niat untuk mundur, Iran mengatakan tidak akan peduli dengan ancaman 48 jam, Iran sudah terbiasa dengan embargo dan ancaman selama 48 tahun.
Jika AS nekat melakukan serangan besar-besaran ke infrastruktur Iran, maka ini akan jadi awal collapse nya infrastruktur semua kawasan teluk. Dan ini akan semakin memperburuk krisis energi global.
Jika negara negara arab terus memberikan tempat dan wilayah mereka untuk dipakai AS menyerang infrastruktur Iran, maka seluruh infrastruktur negara arab juga akan jadi target sah Iran tanpa kecuali.
Trump tadi malam mengatakan bahwa rakyat Iran adalah binatang, maka sah dihancurkan, bisa anda bayangkan retorika berbahaya dari seorang presiden sakit di AS seperti ini.
Gaya Trump mengatakan rakyat Iran binatang, adalah bentuk frustasi trump karena Iran tidak juga mau menyerah, padahal semua metodologi tekanan dan ancaman telah ditempuh oleh Trump. Iran tidak juga mau tunduk.
Negara negara arab yang saat ini terus memberikan tempat bagi AS untuk melanjutkan serangan ke Iran seperti Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, dan UAE akan membayar mahal, infrastruktur mereka akan dihancurkan Iran.
Dunia harus mencatat, AS dan Israel yang memulai perang ini dan mereka juga yang memulai menyasar infrastruktur sipil, maka mereka harus menerima konsekuensi dibalas. AS, Israel dan semua negara arab pendukungnya akan merasakan balasan.
Jika ada yang mengecam Iran karena menyerang negara arab, sesungguhnya mereka tidak paham peta geopolitik timur tengah, dan tidak mengerti bagaimana erat nya hubungan AS dan Israel dengan negara negara Arab itu dalam memusuhi Iran. (*)
Penulis : Tengku Zulkifli Usman
Posting Komentar