ACEH TIMUR, KABEREH NEWS | Puluhan balita dan pelajar di Desa Bandar Baro dan Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, dilarikan ke Puskesmas Alue Ie Mirah dan fasilitas kesehatan lainnya setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blang Nisam.
Menu MBG yang terdiri dari semangka, mihun dan bakso serta tahu, diduga sayuran tersebut menjadi penyebab keracunan. Gejala keracunan seperti muntah dan diare mulai muncul sejak Jumat (23/1/2026) siang hingga malam hari.
Saat ini, 16 warga yang terdiri dari pelajar dan balita dirawat inap di Puskesmas Alue Ie Mirah, dan dua pasien lainnya, Indah Dita Sari (15 tahun) dan Chika Aulia (18 tahun), dirujuk ke Rumah Sakit Zubir Mahmud, Idi.
Menurut analisa salah seorang tokoh masyarakat setempat Muhammad Nuraqi kepada media ini menyebutkan, "Dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat lemahnya pengawasan standar keamanan pangan dan higiene dapur, di harapkan, otoritas terkait melakukan evaluasi menyeluruh, memastikan distribusi, sanitasi, dan memperbaiki kualitas penyedia makanan, agar program ini tidak membahayakan anak, kejadian ini menunjukkan bahwa keamanan pangan adalah titik lemah utama.." tutupnya.
Korban Yg datangi puskesmas Alue ie mirah:
Desa Bandar Baro
1) Abiburrahman 8 thn
2) Aisyah Humaira 10 thn
3) Chifa Salsabila 14 thn
4) Habibah 5 thn
5) Piza Wahyuni 2.5 thn
6) Gina Sarwa 11 thn
7) Aswandila 11 thn
Desa Blang Nisam
1) Muhammad Azka 4 thn
2) Muhammad AQil 17 bulan
3) Naura Fauziah 16 bulan
4) Muhammad Bintang 4 thn
5) Chika Aulia 18 thn.
6) Inaya azri athifa 8 thn
7) Farisa Ananda Putri 10 thn
8) Amira Yurina Azzahra 17 thn
Jumlah korban diperkirakan akan bertambah, mengingat puluhan korban lainnya masih berada di fasilitas kesehatan lainnya. (*)
Posting Komentar