Ketua Umum HMI Cabang Aceh Timur, Afrizal, S.E., S.H menegaskan ucapan Jeffry bukan sekadar salah tutur, melainkan penghinaan secara terang-terangan terhadap pemimpin dan rakyat Aceh Timur.
“Ucapan itu jelas bentuk pelecehan. Kami HMI Aceh Timur merasa marwah rakyat kami diinjak-injak. Jeffry Sentana harus tahu diri, jangan sampai kesombongan dan arogansinya memicu gejolak yang lebih besar,” tegas Afrizal.
Afrizal menyatakan, HMI Aceh Timur tidak hanya sekadar mengecam, tetapi juga siap melakukan aksi nyata jika Walikota Langsa tidak segera menarik kembali ucapannya dan meminta maaf secara terbuka kepada publik.
“Kami beri waktu kepada Jeffry Sentana untuk mencabut ucapan itu dan meminta maaf dengan terbuka. Jika tidak, maka jangan salahkan HMI Aceh Timur bila kami mengerahkan massa turun ke jalan, menggelar aksi besar-besaran di depan kantor Walikota Langsa, dan bahkan mendesak DPRK Langsa untuk segera mengevaluasi kepemimpinannya,” seru Afrizal dengan nada yang menggema.
Ia menambahkan, HMI Aceh Timur tidak akan mundur selangkah pun dalam membela kehormatan pemimpin dan rakyat Aceh Timur.
“Kami tidak takut, kami tidak gentar! Jika perlu, ribuan kader HMI dan pemuda Aceh Timur akan memenuhi jalanan Langsa. Kami akan pastikan suara mahasiswa mengguncang dan menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang berani merendahkan martabat daerah kami,” tutup Afrizal penuh penegasan.
(*)
Posting Komentar