Terjatuh di MotoGP Belanda, Ini Kata Quartararo

main-img
Fabio Quartararo dan Johann Zarco insiden di MotoGP Belanda (Foto: MotoGP)


KABEREH NEWS  - Fabio Quartararo untuk pertama kalinya menduduki podium di musim MotoGP 2023 ini pada laga Sprint Race di Belanda. Namun harapan pebalap Monster Energy Yamaha untuk kembali ke podium sirna saat terjatuh bersama Johann Zarco dari Pramac Ducati di lap ke-3.


Seperti diketahui, pabrikan Jepang dalam kondisi yang sangat terpuruk pada beberapa balapan di musim 2023. Dengan menduduki podium ke-3 saja sudah menjadi prestasi yang luar biasa untuk Quartararo.


Usai podium di Sprint Race, Fabio Quartararo memang berambisi untuk meraih podium kembali. Namun alih-alih memulai balapan dengan baik, justru dia turun dari posisi ke-4 menjadi ke-12.


Dilansir dari Crash, Fabio Quartararo meluncur lebih rendah saat melalui tikungan cepat di R7. Zarco yang sedang ada di belakangnya dan hendak menyalip, membuatnya tidak bisa menghindari Quartararo.


"Saya jatuh dan siku saya terkilir, jadi saya harus menahannya untuk sementara waktu. Saya membuat kesalahan di awal, saya tidak ingin membuat awal yang normal, saya ingin membuat awal yang sempurna tapi saya malah membuat awal yang sangat buruk," ujar Quartararo saat balapan dimulai.



"Saya melepaskan kopling sedikit terlalu  cepat lalu saya melakukan wheelie. Jadi saya kehilangan banyak posisi dan kemudian saya mencoba melakukan seperti di pemanasan. Tetapi saya kehilangan posisi depan di tikungan 7," jelas Quartararo.


Usai insiden, Fabio Quartararo mengalami cedera di bagian sikut dan harus melakukan operasi pada jari kaki. Namun pebalap berdarah Prancis ini masih memiliki waktu 1 bulan untuk pemulihan sebelum akhirnya MotoGP Silverstone digelar.


"Melupakan apa yang saya miliki di sisi kiri tubuh saya, ini adalah akhir pekan yang positif. Kualifikasi hebat, Sprint Race hebat, kecepatan hebat. Bahkan jika saya terluka, saya merasa seperti saya telah mengendarai yang terbaik," pungkasnya.


Di satu sisi, Johann Zarco sebagai pebalap dari negara yang sama memberikan kronologi kejadian berdasarkan sudut pandangnya.


Menurut Zarco, Fabio memang banyak berjuang untuk kembali ke posisi depan. Namun motornya banyak bergerak saat berada di tikungan ke-6 yang membuat Zarco memiliki kesempatan untuk menyalip di tikungan ke-7.


"Tapi saat saya membuka throttle, dia kehilangan bagian depan. Saya sangat dekat dengannya sehingga saya tidak dapat menghindari motornya dan kami jatuh dengan sangat cepat," jelas Zarco.


Menariknya insiden ini tidak membuat Zarco atau Quartararo saling menyalahkan satu sama lain. Bahkan Zarco sempat menghampiri Quartararo usai insiden terjadi, meskipun memiliki cedera di bagian kanan.



Sumber / Artikel asli : Uzone.id

0/Post a Comment/Comments